Kata “biasa” ini jika dibahasa Inggriskan sama dengan ordinary, common, proper dan general. Dimana maknanya bisa juga menjadi umum, lazim dan awam. Ini mengacu pada sesuatu keadaan dimana seseorang atau sesuatu dianggap tidak khas, atau khusus dan terlihat sama dengan lainnya. Biasa, juga mengarah pada sesuatu yang tidak istimewa misalnya saja…tidak ada yang istimewa dalam dirinya, dia biasa-biasa saja, hidupnya biasa banget, wajahnya sih biasa aja, dan seterusnya dan seterusnya.
Seringkali saya mendengar, bahkan yang saya ucapkan sendiri “Saya ini cuma orang biasa.”; “Saya tidak istimewa.”; “Saya merasa biasa saja.” dan seribu satu kalimat atau ungkapan yang merupakan perwakilan dari kata “biasa” ini.
Dalam hati saya yang paling dalam, acap saya bertanya : Apa saya ini orang biasa saja? Selama beberapa waktu juga saya merasa orang lain lebih baik dari saya, kelihatannya orang ini hebat, orang itu lebih cakap, lebih dari saya pokoknya. Sempat pula dan masih kadang timbul perasaan minder melihat orang seumuran saya bisa sukses, sedang saya nasib saya hingga detik ini masih belum pasti hendak kemana akan melangkah.
Suatu saat, tanpa diduga ada seseorang dialam maya yang menyadarkan saya. Dia mengatakan kalau sebenarnya diri saya ini bukan orang biasa-biasa, sebenarnya ada beberapa hal yang bisa dikembangkan, dan jika serius ditekuni justru bakal membawa saya ke bentuk keberhasilan. Bahkan dia sendiri menyarankan saya untuk terus melakukan apa yang selama ini mulai saya sukai dan apa yang saya cintai selama ini yang justru baru saya temukan pada saat usia saya menjelang kepala tiga ini.
Saya sadar juga, sudah bukan saatnya lagi saya terpengaruh oleh ucapan-ucapan orang lain yang memojokkan dan bukan memotivasi saya. Sudah lewat masanya saya harus menuruti kaidah ini dan kaidah itu yang justru mengekang kebebasan saya untuk menjadi diri sendiri. Dan seperti lagu beautiful, makna yang saya tangkap adalah : Setiap insan itu adalah unik, cantik dan tidak ada yang biasa. Siapa tahu orang lain memandangnya biasa, tetapi bagi pihak lain dipandang luar biasa.
Maka percayalah, bahwa kita semua ini bukan makhluk biasa, not an ordinary man! Karena Tuhan juga menciptakan kita dengan segala kekhasannya masing-masing, jika anda merasa biasa dalam diri anda, carilah satu sisi yang istimewa dalam diri anda dimana siapa tahu justru dengan sisi itu anda bisa tampil istimewa. Temukan potensi diri anda yang barangkali terkubur akibat kesibukan yang membelenggu diri anda, tinggalkan atau anggap saja angin lalu orang-orang yang justru akan mengendorkan motivasi anda untuk menjadi orang luar biasa, anjing menggonggong, kafilah berlalu gitu loch! . Tanamkan pula rasa ke-tidakbiasaan itu dalam hati sanubari anda yang terdalam, insyaallah apa yang anda inginkan akan lebih mudah menggapainya.
Memang tidak mudah untuk menanamkan ke-luarbiasa-an itu. Saya sendiri juga masih belajar mendalami bagaimana menjadi laki-laki luar biasa. Tidak harus pintar segala-galanya, tapi bisa juga ada satu sisi yang bisa ditonjolkan sehingga keluarbiasaan itu muncul keluar.
Nasib tidak bisa diduga, namun dengan mengenal diri sendiri serta menganggap diri tidak biasa ini niscaya hidup akan lebih indah. Apa artinya hidup jika anda tidak punya motivasi? Anda orang biasa? Bukan!!! Anda luar biasa ditengah ke-biasa-an anda, anda mungkin dikatakan orang biasa oleh khalayak, tetapi anda dianggap luar biasa oleh keluarga anda, bukankah itu salah satu bentuknya bukan? Bukan bermaksud menyombongkan diri jika anda telah mengetahui hal tersebut. Lebih baik optimis ketimbang selalu pesimis dalam hidup, karena orang yang kelihatan sukses diluar belum tentu dalamnya demikian.
Saya tetap selalu berusaha menanamkan bahwa saya bukan orang biasa (bukan orang gila dst), tetapi luar biasa!!!!
Jadi, percayalah bahwa anda itu manusia luar biasa.
Yang kurang berkenan mohon maaf karena ini luahan hati saya yang paling dalam.